Salah satu relawan Dompet Dhuafa, Dicky, menjelaskan bagaimana kondisi di Gampong Kubu pada awal terjadinya bencana. Wilayah tersebut sempat terisolasi akibat terputusnya jembatan utama, baik dari arah Pasaman maupun Pasaman Selatan, sehingga akses menuju lokasi tidak dapat dilalui. Pemerintah daerah kemudian berupaya membuka kembali jalur utama desa, sementara tim relawan bersama pihak terkait menyeberang ke lokasi menggunakan perahu karet dan memasang sling guna memudahkan pendistribusian logistik ke wilayah terdampak.
“Kami sudah melakukan wash beberapa kali, yang kita bersihkan utama itu ada Polindes, PAUD Tazkiyatun Nufus dan Taman Bermain, kondisi lumpur yang ada di dalam ruangan itu paling tinggi sampai di atas lutut orang dewasa dan dengan kondisinya yang sudah mengeras membuat teman-teman lain menguras tenaga yang luar biasa untuk membersihkannya. Alhamdulillah atas kerja sama yang solid beberapa tempat kita wash itu selesai dan dapat dipergunakan untuk orang banyak,” tutur Dicky.
















